Ais Lombok Tour Travel & Event Organizer

KESENIAN TRADITONAL LOMBOK

GENDANG BELEQ

KESENIAN DAERAH LOMBOK.Gendang Beleq  adalah alat musik tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Gendang Beleq berasal dari Suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Asal kata Gendang berasal dari bunyi gendang itu sendiri, yaitu bunyi deng atau dung. Beleq berasal dari bahasa Sasak yang berarti besar.Gendang Beleq berarti gendang besar.

Dahulu di Lombok, Gendang Beleq dijadikan penyemangat prajurit yang pergi berperang dan yang pulang dari peperangan. Gendang Beleq dimainkan secara berkelompok membentuk orkestra.
Gendang Beleq memiliki nilai filosofis dan juga disakralkan oleh masyarakat Suku Sasak. Masyarakat Sasak menilai Gendang Beleq memiliki nilai keindahan, ketekunan, kesabaran, kebijakan, ketelitian, dan kepahlawanan. Nilai-nilai tersebut selalu diharapkan menyatu dengan hati masyarakat Suku Sasak.

TARI GANDRUNG SASAK

Tari gandrung bagi masyarakat sasak memuat berbagai makna, seperti ungkapan syukur, suka cita, harapan, sampai dengan kesakralan yang tercermin lewat berbagai sesaji sebelum pertunjukan. Tari gandrung merupakan simbolisasi tentang harmonisasi antara alam dan manusia dicoba untuk digambarkan oleh para penarinya. Ajaran untuk memanusiakan alam memang akrab bagi masyarakat sasak dilombok inilah yang mengiringi kehidupan sehingga membentuk kebudayaan sasak.

           

KESENIAN DAERAH LOMBOK ” RUDAT LOMBOK “

Kesenian tarian rudat dapat dijumpai hamper di setiap kelurahan. Kini sekolah-sekolah juga sudah menjadikan kesenian ini sebagai pengisi pelajaran tambahan. Penari rudat berjumlah 10 orang dengan beberapa orang yang memainkan musik sebagi pengiringnya. Pemain musik ini memiliki peran masing-masing dalam memainkan alat seperti seruling, tambur dan gendang serta satu orang lagi mengiringi dengan syair-syair khas tarian rudat ini. Lama pemainan tarian ini pun bervariasi, tapi biasanya dimainkan  selama kurang lebih 10 menit. M

PERANG TOPAT ( KETUPAT )

Perang topat adalah sebuah acara adat yang diadakan di Pura Lingsar, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Perang ini merupakan simbol perdamaian antara umat Muslim dan Hindu di Lombok. Acara ini dilakukan pada sore hari, setiap bulan purnama ke tujuh dalam penanggalan Suku Sasak. Sore hari yang merupakan puncak acara yang dilakukan setelah salat ashar atau dalam bahasa Sasak “rarak kembang waru” (gugur bunga waru). Tanda itu dipakai oleh orang tua dulu untuk mengetahui waktu salat Ashar. Ribuan umat Hindu dan Muslim memenuhi Pura Lingsar, dua komunitas umat beda kepercayaan ini menggelar prosesi upacara Puja Wali, sebagai ungkapan atas puji syukur limpahan berkah dari sang pencipta.

‘Perang’ yang dimaksud dilakukan dengan saling melempar  ketupat di antara masyarakat muslim dengan masyarakat hindu. Ketupat yang telah digunakan untuk berperang seringkali diperebutkan, karena dipercaya bisa membawa kesuburan bagi tanaman agar hasil panennya bisa maksimal. Kepercayaan ini sudah berlangsung ratusan tahun, dan masih terus dijalankan.

NYONGKOLAN

Nyongkolan adalah sebuah kegiatan adat yang menyertai rangkaian acara dalam prosesi perkawinan pada suku sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. kegiatan ini berupa arak-arakan kedua mempelai dari rumah mempelai pria ke rumah mempelai wanita, dengan diiringi keluarga dan kerabat mempelai pria, memakai baju adat, serta rombongan musik yang bisa gamelan atau kelompok penabuh rebana, atau disertai Gendang beleq pada kalangan bangsawan. Tujuan dari prosesi ini adalah untuk memperkenalkan pasangan mempelai tersebut ke masyarakat, terutama pada kalangan kerabat maupun masyarakat dimana mempelai perempuan tinggal, karena biasanya seluruh rangkaian acara pernikahan dilaksanakan di pihak mempelai laki-laki.Sebagian peserta dalam prosesi ini biasanya membawa beberapa benda seperti hasil kebun, sayuran maupun buah-buahan yang akan bibagikan pada kerabat dan tetangga mempelai perempuan nantinya.

Peresean

Peresean adalah kesenian tradisional masyarakat Suku Sasak yang mempertarungkan dua lelaki bersenjatakan tongkat rotan dan perisai. Kesenian ini merupakan tradisi lama Suku Sasak di Pulau Lombok, NTB, yang masih ada hingga sekarang. Dalam kesenian tersebut para lelaki berkumpul untuk menguji keberanian dan ketangkasan mereka dalam bertarung. Walaupun terdapat unsur kekerasan, namun kesenian ini memiliki pesan damai di dalamnya.

Ais Lombok,

Paket Tour Lombok – Outbound di Lombok – Event Organizer – Hotel Reservasi – Sewa Mobil dan Bis di Lombok Phone /Sms: 0878 65 114433 – 081 339 647893 Email : aislombok@gmail.com

Ais Lombok

di dukung oleh kelompok kerja yang memiliki komitmen untuk memberi “Kenyamanan Berwisata “ dan dengan mott o “ SAFETY – CARE – REASONABLE FEE , kami siap melayani semua kebutuhan Perjalanan Dinas maupun Wisata .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AIS LOMBOK TOURS